Saturday, 28 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Turun, Pasar Khawatir Kelebihan Pasokan
Tuesday, 23 September 2025 10:28 WIB | MARKET ANALYSIS |

Harga minyak turun untuk hari kelima berturut-turut, penurunan terpanjang sejak awal Agustus. Tekanan muncul karena sinyal bahwa pasokan global akan meningkat dan berpotensi menciptakan surplus pada kuartal keempat hingga tahun 2026. Brent kini mendekati $66 per barel, sementara WTI bergerak di sekitar $62.

Salah satu faktor penekan harga datang dari Irak, yang diperkirakan akan segera melanjutkan ekspor minyak melalui Kurdistan setelah tertunda dua tahun akibat sengketa pembayaran. Langkah ini berpotensi menambah sekitar 230.000 barel per hari ke pasar internasional, memperkuat sentimen bearish di tengah meningkatnya produksi global.

Dari sisi geopolitik, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mendorong sekutu Barat untuk segera menjatuhkan sanksi sekunder pada Rusia, mengikuti desakan Presiden AS Donald Trump agar Eropa menghentikan impor energi Moskow. Namun, AS tetap menghindari tekanan lebih lanjut pada Tiongkok, yang merupakan pembeli terbesar minyak Rusia.

Harga minyak brent saat artikel ini ditulis adalah $66.14

Disclaimer :

Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Perak Sesi Eropa Kemana?...
Friday, 9 January 2026 15:55 WIB

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...

Emas Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian Pasar...
Thursday, 8 January 2026 17:19 WIB

Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...

Perak Kembali Menggila? $78 Menjadi Perebutan Kekuasaan!...
Thursday, 8 January 2026 10:21 WIB

Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...

Jelang Data AS, Emas Berbalik Turun...
Wednesday, 7 January 2026 19:41 WIB

Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...

Brent Melemah di Tengah Lonjakan Pasokan Global...
Wednesday, 7 January 2026 10:39 WIB

Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS